Showing posts with label care. Show all posts
Showing posts with label care. Show all posts

Friday, 14 February 2014

Trying till Drop.

NO ONE FIGHTS ALONE - AMSA, BO FK Unsri

Yah. Maap lagi ya, baru sempet buka blog lagi. 
Ini juga karena pertanyaan imut adik tingkat, "Kakak belum nulis lagi?"
Ga tau juga sih, maksudnya dia, nulis materi agak berbobot atau nulis mabok atau malah curhatan galau. Yang penting sekarang aku nulis yaa, D, semoga bermanfaat :D

Ohiya, baru ada ide cemerlang nih, jadi pengen karokean sama ayam, biar ga kalah greget sama suara merdunya tiap pagi, maap udah mulai mabok, maklum baru pulang kuliah jam 5an.

Hari ini tanggal bagus loh, 14 Februari 2014, dan saya menyatakan saya sangat bahaaaaaaagia hari ini. 

Hari ini identik dengan hari Valentine, hari cinta kasih, hari saat semua orang berbagi kasih. Jadi pengen evaluasi diri deh. Mungkin saya sering mengeluh, betapa orang-orang tidak ada untuk saya, saya sendirian, tapi ternyata banyak cinta yang tercipta, bahkan khusus buat saya seorang. Cinta tulus, tanpa pamrih. 

Banyak banget yang bisa saya petik dan tanam lagi, untuk panen tahun depan (?) 

Saya fix senyum-senyum sendiri,
karena hari ini jam 6.30 lewat semenit, kekasih hati saya sudah berdiri di depan kosan sambil bawa teddy bear coklat yang imutnya kelewatan batas. Itu aja udah bikin saya kelojotan, untuk yang ga tau arti kelojotan, maaf folks, saya juga ga tau. Tapi masih ada lagi. Karya tangan *hand made* dari si dia. Gantungan kunci yang terbuat dari benang wol, dibuat 3 hari dengan tangis dan darah, serta jarum kasur. SAYA TERHARU BIRU. Makasih banget ya, K :) 

Tapi bukan ke kekasih aja nih, folks. Namanya juga cinta. Jelas harus mampir ke orangtua dulu dong, folks. Orangtua tersayang, yang sudah melahirkan, merawat, mendidik, membesarkan, mendidik lagi, mencintai, menerima kita apa adanya, membiayai, menangis, tertawa, marah, cuma buat kebaikan kita, masa iya bisa kita lupakan? Orangtua itu pahlawan dan penyelamat hidup senantiasa, mereka tidak terkalahkan. Jamin deh. Dibanding sama semua super hero yang ada di tipi-tipi, mereka jelas yang paling kuat, paling baik, dan selalu ada, bayangin, waktu kita bayi dan butuh bantuan untuk buang air besar, apa ada super hero yang mau bantu kita? 

Ga ada, folks. Cuma ada orangtua kita :)

Bersyukurlah, folks. Masih ada orang-orang yang mencintai kita apa adanya. 

Bahkan, teman-teman kita dari yang paling pendiam, iseng, tidak bisa diamm, sahabat, sampai yang paling menyebalkan pun, TERUS BAHKAN YA, sebenarnya orang-orang kurang suka dengan kita adalah orang yang paling memikirkan kita loh. Gimana engga. Ada muka kita kepampang luas dipikiran mereka.

Jadi santai aja, folks. Banyak kok cinta, buat kita. 

Ohiya, saya ada quote nih, biar kece bijak gimana gitu. Ini sering disebut dimana-mana sih. Tapi salah satunya di film drama, A Walk to Remember. FILMNYA BAGUS FOLKS, NONTON YA. Ini mungkin, arti cinta itu sendiri. 
"Love is patient, love is kind. It does not envy, it does not boast, it is not proud. It does not dishonor others, it is not self-seeking, it is not easily angered, it keeps no record of wrongs. Love does not delight in evil but rejoices with the truth. It always protects, always trusts, always hopes, always perseveres."

Ohiya, soal cinta-cintaan juga nih. Kita juga bisa mengekspresikan cinta kita ke orang-orang yang paling membutuhkan. Sudah dengar Gunung Meletus di Sinabung, Medan? atau mungkin, Gunung Meletus di Kelud? Keduanya membutuhkan cinta kita, folks. Kita semua bersaudara dengan mereka. 

Apa salahnya membantu yang kesulitan? :) Toh, kita juga sering dibantu banyak orang. Setelah semua cinta dan kasih yang selalu kita terima, masih beratkah kita membantu sesama? Coba pikir lagi kawan, kalau kita merasa kesulitan sendiri, tidak ada yang mau membantu atau kita tidak meminta bantuan? :) 

Yaampun tulisan hari ini bijak tingkat kabupaten, panteslah dapet awards miss perdamaian. 

Stop talking, Start loving :)
@AngelaKarenS

Monday, 17 June 2013

Stop and Think

Why you should go when you have a time to think? 

Haloo.

Oke pertama-tama, maaf. Maaf banget untuk keterlambatan saya untuk menulis lagi. Emang agak susah ngatur pembagian waktu akhir-akhir ini. Tapi MASIH BISAA! HAHAHA *ketawamiris*

Hari ini saya mau berbagi pikiran aja nih, folks. Diusahain ga curhat deh, hihi. Anggep aja, ini edisi motivasi ato anggep aja saya baru kejeduk pintu. Makasih.

Apa sih yang sebenernya kita lakuin kalau lagi sedih? jatoh? jatoh cinta terus patah hati? terus mau gantung diri di pohon toge? ngga, ini bukan curhat.

Banyak orang yang akan menyarankan kita, "Ayo jangan sedih, maju terus ya" atau "Jangan diinget lagi, masa depan masih panjang, maju aja" atau lagi "Mati ajalah bro" yang ini entah kenapalah, tapi pernah ada, serius.

Kalau dari pengalaman, bukan curhat, saya sering bingung waktu disuruh maju. Mau maju gimana, hati lagi serasa remek hancur gini. Masalah bergelimpangan dimana-mana, air mata berbanding lurus dengan banyaknya masalah. Semakin banyak masalah, air mata juga semakin deras.

Ya terus, gimana?

Ada seseorang, yang pernah menyuruh saya berhenti dan berpikir sejenak. Saat emosi dan malah disuruh mengingat kenapa-bagaimana-kronologis terjadinya emosi itu. Saya langsung menolak mentah-mentah tawaran itu. Siapa juga yang mau inget-inget hal yang buat sakit hati, buat sedih, terus laper dan makan terus? (?)

Tapi saya yang sudah putus asa, bingung mau berbuat apa, akhirnya mencoba.

Berhenti dan berpikir.

Mudah memang sebenarnya untuk berhenti sejenak. Tapi untuk berpikir? Ini tantangan yang cukup sulit. However, manusia itu ciptaan Tuhan yang dilengkapi dengan fitur berpikir, jadi otomatis, manusia pasti bisa. Kita manusia, kan?

Maksud berpikir di sini adalah untuk mengolah semua emosi-emosi itu menjadi hal yang positif, dengan cara evaluasi pada diri sendiri, bercermin. Iya, bercermin. Lihat semua kesalahan dan kekurangan yang ada pada diri kita. Lihat betapa kita ini manusia yang tidak pernah luput dari kesalahan, imperfect.

Coba dipikirkan dan direfleksikan, ketika kita marah, kesal, dan benci pada orang lain karena kesalahannya, pernahkah kita berpikir 'bagaimana saya ketika ada di posisi itu?', 'apakah saya bisa lebih baik?', 'apakah saya yang terbaik?', 'apakah saya bisa seperti dia?'. 'apa yang menyebabkan dia begitu?', 'apa dia sedang kesulitan?'. Begitu banyak pertanyaan yang tidak terjawab dalam emosi. Ketika kita meninggalkan emosi tanpa memikirkannya, pertanyaan ini akan tinggal sebagai luka menganga, yang akan kembali sakit saat disentuh.

INGAT! kedamaian dalam diri hanya bisa didapat ketika kita menerima semua kejadian buruk dan berada di titik terendah. Semua emosi ini sungguh dapat menjadi kekuatan terbesar kita untuk hidup. Motivasi, sekaligus penguatan.

Ingat lagu, what doesn't kills you, makes you stronger? Ini benar, folks.

Percaya aja, masalah yang ada sekarang adalah bagian dari hidup kita. Bagian yang terbaik, yang membuat kita HIDUP. Bukan sekedar hidup, tapi sungguh HIDUP. Naik turunnya kehidupan, banyaknya masalah, hidup yang sulit, semua adalah bagian dari hidup. Tanpa ini semua, tidak ada yang namanya "berbaikan", "senyum kemenangan", "salam memaafkan", "senyum kasih". Banyak hal positif yang bisa di dapat dari masalah, folks.

Soo. Jangan takut untuk berhenti dan berpikir. Mungkin, ada yang berpikir, saya asal tulis saja. Tapi sejujurnya, saya tidak asal tulis, siapa sih, yang belum pernah merasakan masalah? :) Saya juga pernah kok. Kesakitan dan kebingungan. Tangis dan geram. Pernah kok. Tapi saya bisa mengatasinya, just stop and think. 

Ini penting banget menurut saya. Berguna karena ga banyak orang yang bisa melakukan pengolahan emosi, tapi Anda pasti bisa, kan? :)

Good night, Nice sleep, Stay positive. 
@AngelaKarenS

Wednesday, 29 May 2013

A Will to Try

Thousand steps are started by a simple first step -Rafiki (Disney)

HALOOO. Maaf. Mianhae. Sorry. Wo bu qi
Udah lama banget saya ga nulis. 

Maaf, jadwal padet merayap, udah kaya jalan-jalan pada Ibukota pas jam pulang kantor. Nafas aja susah, serius deh. 

Banyaak banget kejadian yang luar biasa akhir-akhir ini.

Dari seneng, sedih, patah hati, sampe pengalaman baru yang ga mungkin bisa dilupain juga ada. Saya ga gitu sedih kok, soal patah hati. Yah, dikit lah. Buktinya saya cuma nangis 4x sehari. Yah ga masalah lah ya. Tulisan saya mengandung unsur lebai yang fantastis, jangan semua ditelen ya, folks

Mau mulai dari mana ya. Hmm. 

SENENG! 
Yap. Paling enak nulis soal seneng. Gampang, simpel. Bikin senyum-senyum imut, ah, saya emang imut.

Senang itu ketika lagi ga ada uang sama sekali, bingung mikirin mau makan apaan, ini pengalaman pribadi, terus tiba-tiba, TIBA-TIBA... JENGJENGJENG, ada uang nyelip di kantong baju. HAHAHAHA. Sumpah itu seneng banget, bahagianya berasa sampe langit ke-7 

Senang itu juga... pas lagi kepepet ngerjain tugas, listrik mati, hujan deras, kamar bocor bikin banjir lokal, kertas tugas kerendem air... *nangishebohdipojokkan dan akhirnya memutuskan buat tidur. Oke, paragraf ini sebenernya sedih. 

Tapi ada hal positif loh, dari semua kelucuan kacau hari itu. TIDUR. Tidur cukup itu langka, folks

Tidur cukup itu ngebuat pas bangun seger, senang, riang, matahari cerah, dan HP yang sepi SMS, ini emang takdir jomblo kongenital, siapa juga yang mau SMS pagi-pagi

Tapi, however, saya cukup bahagia bisa bangun pagi hari itu, bahkan malah lebih bersemangat dibanding biasanya. Tugas juga bisa selesai dengan lebih baik dan maksimal. Muka jadi tambah cantik, putih merona, saya ga iklan kok, sumpah

Dari semua hal yang kita anggep sial, sebenarnya sih, banyak hal positif juga yang bisa diambil dari sial-sial yang numpuk itu. Cuma perlu mengubah sudut pandang aja kok. Stay Calm, folks. Inget aja, bahagia itu simpel. Sumpah, saya terharu bacanya, ya ampun, bijak sekali, super sekali bung.

Yah, walaupun semua bisa diambil positifnya, saya juga ga bisa muluk-muluk amat untuk bisa ngeliat semua masalah dari sudut positif. Sedih juga sering melanda. Apalagi kalau udah di kost-an, ngarep ibu kost masak, dan ternyata Ibu kos kecapean, akhirnya tidur tanpa masak. Mau dilihat positif dari mana yang itu ya #garuktembok. 

Sedih itu biasanya campur aduk sama patah hati dan galau, saya ga galau kok, ngga. Yah, saya kurang makan. Itu paling bikin galau. Tugas menumpuk, ujian tinggal beberapa hari. INI GALAU PARAH. LEBIH PARAH DIBANDING GALAU GARA-GARA PATAH HATI. AAAAAAAA #barusadarbentarlagiujian.

Yah yaudahlah yah. Udah terlanjur. Abis ini belajar deh. Eh, nonton Korea dulu deh. Abis itu belajar.

UHUK. Oke, pindah topik. Sorry meracau, maklum otak udah ga singkron kalau jam segini. Apalagi laper. 

PENGALAMAN TAK TERLUPAKAN! Jadi... Jadi... saya.. setelah hampir 19 tahun sangat membenci, mengutuk, dan tidak pernah BERNYANYI, akhirnya saya bernyanyi. Di depan banyak orang. Lomba sing cover. Lombanya di adain di Gedung Aula RRI, Palembang dalam rangka SHINee World Day, Korea-Korea gitu. Keren acaranya, salut banget sama panitianya, apalagi sama si kakak panitia ganteng.

Sebenernya, lomba ini agak misi bunuh diri buat saya. Tapi gimana juga, saya mau coba. Lagian, saya nyanyi ga sendirian, saya bareng si ganteng R dan si cantik C. Oh iya, lupa. Lagunya lagu Korea. Ada yang pernah dengar lagu, Goose's Dream by Insooni? Keren loooh. Ga kece kalau belum pernah denger, serius. 

Beberapa menit sebelum naik ke panggung, saya baru kena serangan panik. Gimana kalau saya malah bikin grup saya kalah? Gimana kalau jadinya jelek? Gimana kalau saya meracau di depan dan malah koprol di depan juri? Jurinya ganteng banget, sumpah, Gimana kalau saya pingsan terus kejang-kejang? Gimanaaaaa. 

Gemeter tapi tetap maju ke panggung. Kami bertiga bernyanyi, setelah kerusakan mic yang lucu. Untung bukan di tengah-tengah kami lagi nyanyi. Ternyata, banyak juga penonton yang ikut bernyanyi bersama kami. Banyak juga yang tepuk tangan setelah kami bernyanyi. Agak seneng sih, bangga. 

DAN..kami.. kalah. 

Entah kenapa, kalah kali ini, sama sekali ga bikin saya sedih. Malah bikin saya lebih pengen ikut lagi tahun depan, dengan persyaratan persiapan yang lebih matang. Pengen banget bisa sekali-kali, bawa piala pulang dengan embel-embel "Singing..". Ayo R, C, tahun depan, lagi yuu.

Oke. Itu aja buat hari ini. Garing ya? Maap deh, aslinya saya baik, rendah hati, pemalu, dan lucu kok. Jangan lupa follow twitter saya yap, @AngelaKarenS jadi kita bisa ngobrol-ngobrol cantik. 

Makasih. 
LOVEEEE YUUUU! Keep calm and try.

Tuesday, 30 April 2013

A Caution

Halo, folks.

Yap, setelah sekian lamaaaaa saya menghilang, saya kembali *JENGJENGJENG*

Pengen share pengalaman yang agak unik nih. Ga galau lagi kok, seriusan. 

Di suatu hari yang cerah nan indah, hari yang tenang dan cukup membahagiakan, ada seseorang yang cukup tampan dan sumpah, tampangnya bersih-meyakinkan-terawat gitu yang menempati kamar kos di tempat kos saya (FYI, tempat kos saya nyampur cewe cowo dengan harmonis dan peraturan yang ketat) serta berencana tinggal satu bulan.

Senang ada teman kos baru, saya dan teman saya langsung menyapa dengan ramah. Mengobrol riang, curhat, dan bahkan sampai cerita tentang keluarganya. Ternyata, laki-laki ini sudah berkeluarga dan di sini untuk bekerja. Selesai ngobrol riang yang cukup memberi kesan baik, kami kembali ke kamar masing-masing. 

Malam-malam, si dia, mengetuk pintu dan meminta tolong mengenai koneksi internet yang baik di Palembang ini, dll. Dia mengakui kalau dia mau video chat dengan keluarga kecilnya. Tersentuh, saya langsung memberi bantuan dengan meminjamkan modem-saya-yang-baru-diisi-pulsanya, untuk dia. Gimana juga, saya mengerti rasanya sulit menghubungi keluarga, nasib anak rantau rindu rumah

Dengan senang hati dan mohon maaf merepotkan, dia permisi dan menggunakan modem itu. Bahkan malam itu, saya bisa mendengar dia tertawa-tawa dan mengobrol. Sungguh saat itu, semua terasa benar *menatapkearahkejauhankerenkayadifilm.

SAMPAI 2 HARI LEWAT.... segalanya berubah. 

Saya sudah mulai gelisah dan butuh pakai modem. Teman saya akhirnya bertanya pada Ibu Kos kami, adakah si Dia? 

Dan ternyata........

DIA SUDAH TIDAK ADA, KAMARNYA KOSONG, dan DIA BELUM BAYAR BULANAN KOS. Jadi intinya, KAMI SEMUA DITIPU MUTLAK. 

Marah, kecewa, merasa bodoh. Itu perasaan saya. 

Walau sebenarnya saya beruntung karena hanya modem, sedangkan teman saya kehilangan lebih banyak. 

Sungguh, saya tidak mengira bahkan sampai sekarang saya masih berharap dia akan tiba-tiba kembali kaya di sinetron-sinetron, siapa tau dia lupa ingatan terus ternyata dia adalah anak yang tertukar dengan anak bos mafia jadi ga bisa pulang. 

Tapi, semua hanya harapan kosong. 

Folks, seriously, banyak banget modus penipuan yang bermunculan sekarang. Hati-hati. Mereka sungguh profesional di bidang penipuan ini. Saya berharap pengalaman saya ini bisa membantu untuk mengenali modus-modus penipuan sial ini. 

Bagaimanapun, saya sudah merelakan modem atau pun segala penipuan ini. Saya tidak mau menambah dosa saya dengan menanamkan benci atau marah di hati saya. Mending saya doain aja, semoga dia cepet sadar, kalau jalan yang dipilih salah dan sangat salah. 

Seakan-akan sungguh di dunia yang super luas ini, ga ada jalan lain. Masih ada kok jalan, sungguh, lebih baik bekerja keras banting tulang banting buku banting meja, dibanding melakukan hal yang tidak jujur. Serius, pertanggungjawaban nanti akan ada di pengadilan terakhir, folks.

Saya percaya, kebaikan walau menderita, masih jauh lebih baik. 

Thank you! Goodnight.

Wednesday, 17 April 2013

Mahasiswa FK UNSRI Terjebak Kemacetan Sembilan Jam


Haloooo. Ini sebenernya tugas jurnalistik dari Medifka, Badan Otonom di Unsri, tapi boleh lah di share. Bagus juga. HAHAHA. -AKS

            Selasa, 9 April 2013, sebanyak ± 246 mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya angkatan 2012, mengikuti praktikum anatomi di Indralaya (KM 32 Palembang). Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 pagi dan berakhir pukul 15.00, sebagai informasi, waktu berakhir disesuaikan dengan pembagian kelompok belajar yang telah ditentukan sebelumnya. Kebetulan pada hari itu, dua kelompok terakhir (L1 dan L2) yang berjumlah masing-masing 73 mahasiswa/i, pulang paling akhir yaitu pada pukul 14.00 (L1) dan 15.00 (L2). Praktikum hari itu berjalan sangat lancar. Tantangan baru dimulai ketika perjalanan pulang ke Palembang, kemacetan menanti mereka. Bis-bis yang mereka naiki hanya bisa bergerak ±5 meter/jam.
            Kemacetan ini disebabkan adanya dua kecelakaan di perjalanan Indralaya-Palembang. Kecelakaan pertama (tabrakan antara truk dan truk) terletak di sekitar km 28 dan kecelakaan kedua terletak di km 20 (persenggolan antar mobil pribadi). Kendaraan-kendaraan yang tidak sabar dan berusaha memotong jalan pun juga semakin menambah kemacetan dalam perjalanan tersebut.
Melihat kenyataan ini, mahasiswa/i ini hanya dapat berpasrah dan berharap kemacetan ini segera berakhir. Harapan ini sirna ketika mereka masih berada di km 27 pada saat pukul 20.00. Tapi mereka tidak kehilangan semangat belajar. Untuk menanggulangi beban kuliah dan tugas yang harus diselesaikan keesokan harinya, mereka mengupayakan belajar bersama di dalam bis. Mereka berdiskusi dan saling berbagi ilmu yang mereka ketahui. Mereka juga berusaha memecah suasana khawatir dengan bernyanyi bersama, lagu-lagu pop, jazz, bahkan dangdut sudah mereka nyanyikan. Hal ini jelas membuat suasana di dalam bis menjadi heboh dan lebih menyenangkan.
Perlahan tapi pasti, bis mereka akhirnya mencapai Palembang pada pukul 23.30 dan mereka dapat pulang ke rumah masing-masing. Meski berat dan banyak tantangan, perjalanan Indralaya-Palembang ini jelas telah memberikan pengalaman yang berharga yaitu kebersamaan dan persahabatan yang terjalin selama 9 jam di dalam bis.

Hari Malaria Sedunia 2013, Acts Simply, Safe More.

Nyamuk itu kecil, tapi daya pengaruhnya besar. Sampai sekarang, ilmuwan juga ga bisa buat nyamuk kan?  -- seseorang.

OKEEE. Halooo.

Sorry ya lama banget ga nulis. Berkat pulsa modem yang sekarat dan banyaknya tugas dan dan dan kegalauan yang menumpuk di kedalaman hati, saya jadi susah banget nulis. Sebenernya sih, udah banyak yang mau ditulis. Saking banyak, sampai ga tau mana yang mau ditulis duluan, bukan karena pulsa modem kok, bukan kode minta pulsa juga kok.

Jadi dari terakhir nulis tentang Earth Day, ada hari lain yang juga sama pentingnya dan sedang mendekat nih, Hari Malaria Sedunia tanggal 25 April 2013. Yap, Malaria masih ada dan masih dalam status kawin, eh, berbahaya. Sorry, sorry.

Quick test, Malaria itu apa sih? Jujur, selama ini sih, saya tahu malaria itu penyakit. Lumayan bahaya. Sodaraan sama Demam Berdarah. Sekian.

Dari ISMKI, saya mendapat beberapa informasi tambahan yang bagus buat kita semua tahu. Mau tau? Bener mau tau? Masa? Berani bayar berapa? Oke sorry, minta dilempar sendal. 

Malaria adalah salah satu penyakit menular yang berbahaya dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, termasuk di Indonesia. Penyakit ini mempengaruhi tingginya angka kematian bayi, balita, ibu hamil, dan tingkat kegalauan, ini serius, bayangin aja kalo banyak kematian, pasti banyak yang galau. Setiap tahun lebih dari 500 juta penduduk duni terinfeksi Malaria dan lebih dari 1.000.000 orang meninggal akibat Malaria. Buat info tambahan aja, kasus terbanyak Malaria itu ada di Afrika dan beberapa negara Asia, Amerika Latin, Timur Tengah, dan beberapa bagian negara Eropa. Di situ ada ASIA, ASIA MEEN, ASIAA, berarti ada kita, INDONESIA. 

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA, biar dramatis aja, folks.

Walaupun mengerikan dan agak sedih, apalagi kita termasuk kasus terbanyak, WHO sudah mengambil langkah keren dan fantastis, folks, dalam pertemuan WHA 60, sumpah jangan nanya tentang ini, bukan saya yang buat, sumpah, tanggal 18 Mei 2007, dihasilkan komitmen global tentang eliminasi Malaria bagi setiap negara, bahkan WHO juga membuat petunjuk pelaksanaan eliminasi malaria itu dalam Global Malaria Programme

Dari Indonesia sendiri, kata Kementerian Kesehatan RI :
Upaya pemerintah dalam program pengendalian malaria yaitu Diagnosa Malaria harus terkonfirmasi mikroskop atau Rapid Diagnostic Test; Pengobatan menggunakan Artemisinin Combination Therapy; Pencegahan penularan malaria melalui: distribusi kelambu (Long Lasting Insecticidal Net), Penyemprotan rumah, repellent, dan lain-lain; Kerjasama Lintas Sektor dalam Forum Gebrak Malaria; dan Memperkuat Desa Siaga dengan pembentukan Pos Malaria Desa (Posmaldes).
Nah, dunia udah, Indonesia sendiri udah ada tindakan. Gimana dengan kita sendiri? 

Kita bisa banget loh, membantu Indonesia mensukseskan Indonesia Bebas Malaria 2030. Ga perlu kok, kita demo, atau buat penemuan fantastis dalam waktu 5 menit tentang pembunuhan massal nyamuk penyebab Malaria, apa tuh, Anopheles, sp, boleh sih, sumpah boleh, tinggal cari siapa yang mau aja. 

Ada cara yang lebih mudah dan sangat berpengaruh untuk mencegah. Caranya.... JENGJENGJENG, menjaga kebersihan! Iyaps, menjaga kebersihan tempat tinggal kita akan sangat membantu. Mirip-mirip sama DBD, nyamuk penyebab Malaria ini juga suka sama genangan air, tempat-tempat lembab, dan kawan-kawannya, menghilangkan ini, berarti juga menghilangkan tempat tinggal mereka. Jadi jelas akan mengurangi Malaria. 

Selain itu, buat penyelamatan diri kita dari Malaria, bisa dengan pakai lotion anti nyamuk yang banyak dimana-mana itu, tapi di hatiku cuma ada kamu kok. Bisa juga dengan tidur dalam kelambu anti nyamuk yang kayak tirai-tirai itu, folks

Dari ini semua, yang penting adalah KOMITMEN dan AKSI kalau kita akan mensukseskan Indonesia Bebas Malaria secepatnya, lebih cepat lebih baik kan? Sepik kaya saya sih, gampang.

Sama seperti sebelumnya, saya cuma mau mengingatkan, yang bisa membuat perubahan di Indonesia, baik memburuk atau membaik, cuma kita.

Bisa kan ya kita melakukan ini? Bisa lah, saya yakin, kita semua peduli kesehatan dan mau hidup sehat kan? 

Thanks, good night, folks


Tuesday, 2 April 2013

The Face of Climate Change, Earth Day 2013

Yah, cape sih, ga enak sih, tapi siapa lagi kalau bukan kita? -anonymous

Oke, terinspirasi dari seorang kakak tingkat yang tiba-tiba (baca:maksa) membantu dia untuk membuat konsep acara Earth Day 2013, saya malah jadi sangat tertarik dengan hari bumi ini. Udah pada tau tentang Hari Bumi? 

Jangan takut kalau ga tau, folks

Awalnya saya juga tidak tau, tau sih dikit. Saya tahu kalau.. Hari Bumi adalah... adalah....... Hari untuk Bumi.  Keren kan? Singkat dan padat. 

Hari Bumi lahir pada 22 April 1970, ketika lebih dari 20 juta warga Amerika turun ke jalan, taman, auditorium, dan kelas-kelas lintas negara untuk mendemonstrasikan pandangan mereka demi lingkungan yang sehat dan cara hidup yang baik. Kejadian ini mendorong pembentukan "U.S Environemental Protection Agency and The Passage of the Clean Air, Clean Water, and Endangered Special Acts". 

Sekarang, seperti yang kita ketahui, Bumi semakin panas. Kita semua berada diujung kemusnahan dunia akibat pemanasan global dan permasalahan lainnya. Tapi masih ada kesempatan bagi kita semua untuk melakukan tindakan. 

Mungkin kita selama ini hanya mendengar di radio, membaca koran, ataupun menonton TV, mengenai cara-cara menyelamatkan Bumi dan betapa hebohnya "Penyelamatan Bumi" itu sama kaya penyelamatan cinta yang diujung tanduk akibat salah satunya sudah berhenti berusaha untuk mencintai. Sorry, bukan curhat kok, kenyataan *nangisdipojokkamar.

Sebenarnya, kunci dari misi penyelamatan bumi ini ada pada kita semua. 

Ketika kita berhenti menggunakan listrik secara berlebihan, memakai kendaraan secara efektif dan efisien, menggunakan air, serta menjaga kebersihan lingkungan kita sendiri, menggunakan barang untuk beberapa kali, mendaur ulang, menggunakan sumber daya alam secukupnya, bumi tentu akan tersenyum kembali.  

Teorinya sih, gampang. Tinggal matiin keran, matiin lampu, blablablablablabla yang sering dibilang di TV-Radio-Koran ituloh. Praktiknya yang agak....sesuatu. Belum lagi, misal, misal, MISALNYA DOANG, saya sudah memungut sampah, membuang di tempatnya, bahkan menyapu jalan, tapi teman saya tidak, teman saya malah membuang sampah di jalan, teman saya juga tidak membalas cinta saya, eh sorry. Entah sih, tapi menurut saya, sia-sia aja, iya ga sih?

Makanya, sekarang saya-yang-lagi-agak-lurus ini, mau mengajak semua teman, kakek, kakak, abang, adek, sepupu, tetangga, kucing tetangga, dan seluruh alam jagad, dari dulu saya bingung, jagad atp jagat sih? bikin galau aja, buat mulai peduli sama Bumi kita ini. 

Kan, mau ga mau, kalau Bumi ini tersenyum, pasti senyumnya akan membuat kita tertawa. Jangan sampai, semua usaha teman-teman pencinta dan penjaga Bumi ini jadi sia-sia gara-gara kita males buat buang sampah ditempatnya. 

Kita bisa beraksi per kelompok juga. Baik dari organisasi ataupun lewat kelompok-kelompok pribadi. Jelas, hal ini akan berefek lebih baik bagi Bumi, Lebih banyak, lebih baik kan? sama kaya iklan, yang lebih mahal banyak, ga ada hubungannya kok, ga usah dipikirin, saya tiba-tiba inget aja. Sekarang udah banyak juga referensi buat penyelamatan bumi ini. 

Ada nih, satu website yang bikin saya ngiler dan nganga kaya anjing sepupu. Namanya Earth Day Network, bisa di cek di Earth Day Network.  Sumpah ini keren. ISMKI (Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia) juga mendapat referensi  konsep Hari Bumi dari sini, loh. Didukung ya, folks.


Ini ada salah satu proyek yang dibuat sama EDN, The Canopy Project | Earth Day Network (Proyek untuk penanaman pohon di daerah-daerah). Bisa dilihat-lihat, atau juga bisa dibagi-bagi lagi ke keponakan, adik, sepupu, dan lain-lainnya. Keren loh, kalau sampai nama Indonesia masuk ke Highlights of The Canopy Project. Lebih gampang lagi, bagi para facebook-ers, twitter-ers (?), blogger, dibanding nge-galau ga jelas, mending galau-in Bumi kita, bisa di share, pakai "#faceofclimate". 

A movement can be started by one person. Kalimat jelas, singkat, padat di sebelah Barat ini, sudah cukup menjelaskan betapa Bumi membutuhkan bantuan kita. Tidak perlu banyak orang, hanya butuh satu orang peduli yang membantu Bumi, Bumi akan kembali bersinar. Ga ada salahnya kan, kita membalas kebaikan Bumi? ;;) ya ampun, saya bijak banget hari ini, sampai terharu sendiri, ya ampun.

Ditunggu loh, aksinya tanggal 22 April 2013 dan setiap harinya, folks
Selamatkan Bumi! #faceofclimate